Pokeraku - Warga Mamuju Tengah,Sulbar,dikagetkan dengan foto viral yang memperlihatkan buaya sedang dikuliti.Dalam unggahan tersebut,tertulis lokasinya berada di Desa Babana,Kecamatan Budong-budong,Mamuju Tengah.
Beredar kabar keberadaan buaya tersebut menggangu nelayan dan akhirnya di tangkap dengan cara di pancing.Kapolsek Budong-budong,AKP Suparman,membenarkan kejadian tersebut.Ia mengatakan,pihaknya tidak tahu jika warga memanggil pawang buaya untuk menangkap buaya tersebut.
"Saya merasa kecolongan,karena menurut Rusli (pawang buaya) yang menangkap, nelayan-nelayan di sana takut sehingga mereka memanggil pawang untuk menangkapnya,"kata Suparman.
Ia menambahkan,setelah ditangkap buaya itu dibunuh lalu dikuliti.Warga mengubur daging buaya tersebut ke dalam tanah.Sementara,untuk kulitnya, mereka jual.
"Buaya yang dikuliti itu satu saja yang besar,yang sudah mati," jelas Suparman.
Berdasarkan laporan warga,kata Suparman,buaya tersebut kerap muncul di Sungai Budong-budong.Hewan tersebut sering mengikuti perahu nelayan yang mencari ikan di sungai tersebut.
"Kalau yang satu masih hidup.Kemarin ada dari Dinas Kehutanan datang ke sana minta.Saya belum sempat mengecek ke sana,tapi kayaknya sudah diserahkan,"ujar Suparman.
Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Sulbar, Fakhruddin, mengecam tindakan warga yang membunuh dan menjual kulit buaya itu. Pasalnya, tambah Fakhruddin, buaya yang dibunuh itu kemungkinan besar buaya yang dilindungi.
"Saya belum dapat kabar. Tetapi kalau itu buaya dilindungi, apalagi dekat muara.Kemungkinan buaya muara itu,berarti dilindungi,"kata Fakhruddin.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar