Pokeraku - Toko roti Master Bakery pun membuat roti buaya berkalung ban. Roti ini banyak diincar warga,khususnya di Kota Palu.Roti buaya berkalung ban ini pertama kali di produksi oleh Master Bakery dengan 3 ukuran yaitu,30 sentimeter,120 sentimeter dan 1 meter.Harganya pun berbeda-beda,yaitu berkisaran Rp 8.000 tergantung ukuran.Isinya saat ini hanya 1 macam yaitu baru coklat,"tuturnya.
Roti buaya berkalung ban ini produksi sejak tiga minggu lalu,pasca viral penangkapan buaya berkalung ban oleh Matt Wright.
“Sebenarnya roti buaya sudah diproduksi lama tetapi tanpa kalung ban dan baru diberi kalung ban setelah beberapa minggu ini viral buaya ban,”kata Kristin,salah seorang pegawai Master Bakery,di Palu,Rabu (19/2).
Roti ini diproduksi berdasarkan permintaan pembeli.Dalam sehari roti buaya berukuran kecil diproduksi sebanyak 30 buah dan dijual di tiga toko bakery di Kota Palu."Banyak permintaan dan cepat laku,”kata Kristin.
Roti buaya berkalung ban ini dibuat sangat mirip dengan buaya muara di Sungai Palu.Bentuknya yang besar dan gemuk dilengkapi dengan moncong yang panjang dan gigi yang tajam.
Tidak hanya itu,ban yang melingkar di leher roti buaya dibuat dari coklat sehingga dapat dikonsumsi.
“Memang dibuat mirip dan isi dalam roti buaya full cokelat,” ujar Kristin.
Sementara itu salah seorang pembeli,Jane (39 tahun),pun mengaku tertarik untuk membeli roti berbentuk buaya lengkap dengan kalung ban yang melingkar di lehernya.
Menurut Jane,roti ini terbilang unik dan belum diproduksi di toko roti lain.“Dibeli karena anak-anak suka liat bentuknya,”kata Jane.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar